Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Jatiwaringin Baru Padam 40%, BNPB Kerahkan 4 Heli Water Bombing
Advertisement . Scroll to see content

Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 300 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Selasa, 07 Juli 2026 - 11:13:00 WIB
Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 300 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penanganan darurat kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ketujuh pada Senin (6/7/2026). Progres pemadaman telah mencapai sekitar 45 persen dari total lahan yang terbakar seluas 14 hektare.

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat mengerahkan 300 personel gabungan untuk mempercepat proses pemadaman. Personel berasal dari BPBD Kabupaten/Kota Tangerang, BNPB, TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta relawan.

Operasi pemadaman juga didukung 19 unit mobil pemadam kebakaran, empat mobil tangki air, delapan ekskavator, delapan buldoser, tiga helikopter water bombing, dan dua drone pemantau.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan kebakaran di TPA Jatiwaringin memerlukan penanganan khusus karena karakteristiknya menyerupai lahan gambut.

"Satgas darat melakukan penyemprotan untuk api di permukaan juga injeksi untuk api di bawah permukaan. Satgas udara water bombing menjangkau dari atas," ujar Djohan dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Menurut dia, kebutuhan air untuk pemadaman didukung keberadaan danau atau embung di sekitar lokasi sehingga memudahkan helikopter melakukan pengisian air.

Djohan menambahkan, mulai hari ini operasi pemadaman diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan.

"Mulai hari ini, operasi pemadaman akan dioptimalkan hingga pukul 22.00 WIB untuk satgas darat. Tim Damkar dan Manggala Agni akan melakukan sistem injeksi dengan mesin untuk memasukkan air ke dalam tumpukan sampah," katanya.

Metode injeksi dilakukan untuk membasahi bagian dalam tumpukan sampah yang masih menyimpan bara api. Dengan metode tersebut, diharapkan titik api yang berada di bawah permukaan dapat segera dipadamkan.

Saat ini, area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yakni utara, tengah, dan selatan guna memudahkan koordinasi. Di lapangan, kepulan asap putih masih terlihat di sejumlah titik, sementara ekskavator terus mengurai tumpukan sampah dan tiga helikopter bergantian melakukan water bombing.

BNPB mengimbau masyarakat tidak membakar sampah di sekitar permukiman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut