H-4 Lebaran, Jumlah Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Naik 50 Persen
Dia memaparkan, penurunan jumlah penumpang di terminal-terminal kawasan Jakarta tak lepas dari program Gubernur Jakarta, Pramono Anung tentang Mudik di Jakarta. Masyarakat yang tetap memilih berlebaran di Jakarta bisa menikmati fasilitas yang diberikan melalui program Pemprov Jakarta tersebut dengan baik.
"Walaupun di beberapa terminal ada peningkatan, tetapi di terminal lainnya menunjukkan angka yang penurunan cukup signifikan juga. Tentu hal ini juga disebabkan ada program Pak Gubernur, yaitu mudik di Jakarta sehingga bagi warga yang tidak mudik, di Jakarta juga difasilitasi," ujarnya.
"Ada insentif pajak yang diberikan kepada pusat-pusat kegiatan di Jakarta, sehingga mereka bisa memberikan diskon sampai dengan 70 bahkan 80 persen pada masa angkutan lebaran tahun ini. Harapannya tetap bahwa walaupun tidak mudik dan tetap di Jakarta, masyarakat bisa melakukan silaturahmi dengan keluarga di kampung, melalui video call misalnya dan telpon yang saat ini sudah sangat mudah untuk dan menjangkau hampir seluruh rakyat Indonesia," ucap Syafrin.
Dia menambahkan, dari sisi pengamanan, Dishub Jakarta bersama TNI-Polri berkolaborasi melakukan pengamanan di terminal-terminal yang ada di Jakarta. Begitu juga dengan pelabuhan hingga tempat-tempat wisata yang mungkin didatangi masyarakat untuk berlibur di momen libur Lebaran 2026.
"Kami menempatkan petugas mulai H-7, tanggal 13 Maret, sampai dengan tanggal 30 Maret nantinya. Jadi keseluruhan terminal itu akan ada petugas termasuk juga petugas di lapangan, jumlah petugas kami terahkan 2.082 petugas yang tersebar di terminal, ada 7 terminal yang melayani, kemudian ada pelabuhan, misalnya pelabuhan yang melayani kepulauan seribu, seperti Muara Angke, dan juga melakukan pengaturan pada lokasi-lokasi wisata," katanya.
Editor: Aditya Pratama