Giat Imunisasi Cegah Difteri, Pemprov Pastikan Tidak Ada Vaksin Palsu
JAKARTA,iNews.id – Kasus penemuan vaksin palsu beberapa waktu membuat banyak pihak khawatir. Termasuk warga Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang sedang mendapat program Outbreak Response Immunization (ORI) atau pemberian vaksin untuk mencegah difteri.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau kepada warga Jakarta untuk tidak khawatir mendapat vaksin palsu. Vaksin yang diberikan itu dipastikan tidak ada yang palsu, mengingat pengadaan vaksin dilakukan Kemenkes dari produk Bio Farma.
“Jangan timbulkan vaksin-vaksin palsu. Kami sadar ini merupakan peluang dan ada banyak yang terlalu kreatif, tetapi itu tidak baik,” terang Menkes Nila Moeloek di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (11/12/2017).
Nila mengakui, sejak ada kasus vaksin palsu, kepercayaan masyarakat terhadap vaksin menurun dan membutuhkan sesuatu untuk menyakinkan kembali. Karena itu, sosialisasi kepada masyarakat agar lebih proaktif datang ke program imunisasi terus digalakkan.
“Kita harus giat bersoialisasi untuk ini (ORI). Saya sudah tegaskan, jangan ada oknum yang membuat vaksin palsu,” kata dia.