BEKASI, iNews.id - Penyaluran bantuan Sosial Tunai (BST) yang tengah berlangsung di Kota Bekasi, Jawa Barat diduga bermasalah. Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan dirinya menerima laporan adanya dugaan pungutan liar (pungli) atau pemotongan dana bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial dengan operator penyaluran PT Pos Indonesia.
Dugaan pungli tersebut dilayangkan masyarakat yang langsung melaporkannya melalui akun media sosial pribadi milik pria yang akrab disapa Mas Tri tersebut.
Menlu Rusia Sebut Kasus Epstein Ungkap Satanisme Elite Barat
"Ya ada beberapa warga yang (aduannya) masuk ke DM (Direct Message) saya, karena kemudian ada permintaan dari oknum juga, prinsipnya ya karena itu (BST) hak masyarakat, ya tidak boleh (dipotong),” katanya di Bekasi, Minggu (25/7/2021).
Menanggapi aduan tersebut, Tri menyatakan bakal melakukan investigasi terhadap dugaan pungli pemotongan dana bansos yang dilakukan oleh oknum pengurus RT/RW atau pihak lain. Apabila memang terjadi penyelewengan dana BST berapa pun potongannya, dia meminta agar dana tersebut segera dikembalikan kepada warga.
Awasi Distribusi Bansos, Mendagri Beri Instruksi ke Pejabat Bupati Bekasi
”Jadi kita akan minta, kalau ada laporan akan diinvestigasi, tapi prinsipnya akan ditindaklanjuti, kita akan minta itu, ya silakan dikembalikan,” ucapnya.