Banjir 1,5 Meter Rendam Cikarang Utara, Warga Mengungsi di Warung dan Pinggir Jalan
“Rumah gak bisa ditempati, semua sudah air. Saya ngungsi di warung ini saja. Gak ada pilihan lain,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, bantuan dari pemerintah dinilai masih minim. Warga baru menerima karpet dan selimut. Sementara kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, air bersih, dan obat-obatan belum tersedia.
“Tadi malam kami tidur tanpa karpet. Baru pagi ini dikasih karpet dan selimut. Tapi belum ada makanan dan obat,” kata Rohimah.
Desa Karangraharja dan Tanjungsari memang dikenal sebagai kawasan rawan banjir. Letaknya di dataran rendah dengan sistem drainase yang buruk membuat kawasan ini langganan terendam setiap musim hujan tiba. Warga mengeluhkan tidak adanya solusi jangka panjang meski banjir terjadi nyaris setiap tahun.
Pantauan di lokasi pada Selasa (8/7/2025) pagi, belum tampak satu pun tenda pengungsian yang didirikan pemerintah. Sebagian warga memilih bertahan di rumah dengan kondisi seadanya, sementara lainnya menumpang tidur di warung-warung kosong dan bahu jalan.