Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MRT Pastikan Pembangunan Rute Tomang-Medan Satria Dimulai Tahun Ini, Membentang 25 Km
Advertisement . Scroll to see content

Anies: Penentuan Tarif MRT Jangan karena Mau Pemilu 17 April

Selasa, 26 Maret 2019 - 12:42:00 WIB
Anies: Penentuan Tarif MRT Jangan karena Mau Pemilu 17 April
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

Rapimgab pembahasan besaran tarif MRT dan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta oleh DPRD DKI pada Senin (25/3/2019) sore menghasilkan satu keputusan. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang memimpin rapimgab menyatakan, tarif rata-rata MRT diputuskan sebesar Rp8.500 dan LRT Rp5.000.

“Berdasarkan rapat hari ini, pertama adalah tiket MRT Rp8.500 dan LRT Rp5.000, rata-rata,” ucap Prasetyo seraya mengetuk palu sidang tanda persetujuan.

Kesimpulan tersebut diambil DPRD berdasarkan usulan-usulan yang datang dari berbagai pihak, antara lain Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), BUMD, dan komisi B dan C DPRD. “Saya dapat usulan dari BUMD nih, ada Rp8.500 dan ada Rp10.000. Begitu juga LRT ada Rp5.000 dan ada Rp7.000,” ungkapnya.

Sementara, Pemprov DKI mengusulkan tarif maksimal MRT sebesar Rp14.000 dari Lebak Bulus sampai ke Bundaran HI. “Kita berangkat dari Lebak Bulus lalu turun di Cipete, maka itu tarifnya adalah Rp5.000. Jika berangkat dari Lebak Bulus dan turun di Senayan Rp10.000. Kita naik dari Lebak Bulus turun di bundaran HI Rp14.000,” kata Sekda Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, dalam rapat yang sama.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut