Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertemu PM Australia Albanese, Perkuat Kerja Sama Pendidikan hingga Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

7 Peninggalan Belanda yang Masih digunakan Sampai Sekarang, Salah Satunya dijadikan Istana

Kamis, 18 Mei 2023 - 16:41:00 WIB
7 Peninggalan Belanda yang Masih digunakan Sampai Sekarang, Salah Satunya dijadikan Istana
Peninggalan Belanda yang masih digunakan hingga sekarang, Museum Fatahillah (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content


Mengutip dari laman resmi KAI, Stasiun Tanjung Priok lahir dari tangan dingin seorang arsitek Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api negara Hindia Belanda), yaitu C.W Koch. Pembangunan bangunan ini melibatkan 1.700 tenaga kerja dan diresmikan pada 6 April 1925. 


3. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo


Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo merupakan rumah sakit tertua yang ada di Jakarta. Rumah sakit ini awalnya menjadi bagian dari STOVIA (sekolah kedokteran di Batavia), yang merupakan cikal bakal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 


Dikutip dari laman RSCM, bangunan rumah sakit ini mulai dibangun pada 19 November 1919 dengan nama CBZ (Centrale Burgelijke Ziekenhuis). Sedangkan nama RSCM sendiri mulai digunakan pada 17 Agustus 1964 usai diresmikan oleh Menteri Kesehatan saat itu, Dr. Satrio.


4. Istana Merdeka


Gedung Istana Merdeka juga menjadi salah satu bangunan peninggalan Belanda yang masih digunakan. Sekarang bangunan ini dijadikan sebagai tempat tinggal Presiden beserta keluarganya.  


Bangunan yang didominasi warna putih dan ditopang oleh pilar-pilar besar ini dibangun oleh seorang Belanda bernama J.A van Braam pada 1796 dan dijadikan sebagai tempat tinggal pribadi. 


Setelah Indonesia memperoleh kemerdekaannya, bangunan ini menjadi saksi bisu penandatanganan persetujuan Linggarjati pada 25 Maret 1947. Kemudian dilanjutkan pada tahun berikutnya sebagai lokasi dilakukannya pertemuan antara Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta, dengan Letnan Gubernur Jenderal Belanda, Hubertus J. van Mook. 


5. Jalan Raya Pos Anyer Panarukan


Jalan Raya Pos Anyer Panarukan adalah bangunan pada masa Kolonial Belanda yang memiliki panjang kurang lebih 1000 Km dari Anyer sampai Panarukan. Jalan ini dibangun dibawah pimpinan Gubernur Jendral Herman Willem Daendels.


Jalan yang sekarang dikenal sebagai Jalan Pantai Utara atau Pantura ini sudah berusia lebih dari 200 tahun. Meski usianya yang sudah terbilang sangat tua, jalan ini masih digunakan hingga sekarang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut