Wow, Rudal yang Diluncurkan Korut Menembus Luar Angkasa Sebelum Jatuh di Laut Jepang
Sementara itu Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan, rudal diperkirakan mencapai ketinggian 2.000 km dan terbang selama 30 menit menempuh jarak 800 km dari lokasi peluncuran. Sementara itu IRBM biasanya memiliki jangkauan 960 hingga 5.600 km, sedangkan ICBM lebih dari itu. Rudal itu jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.
Pemimpin Korut Kim Jong Un sebelumnya mengatakan, negaranya tidak terikat lagi dengan penangguhan apa pun, termasuk uji coba senjata nuklir, sejak mengumumkannya pada 2018. Saat itu dia melakukan pertemuan dengan presiden Amerika Serkat (AS) Donald Trump untuk membahas perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea.
Kim menegaskan negaranya bisa memulai kembali uji coba tersebut karena AS dan sekutunya tidak menunjukkan tanda-tanda untuk menghentikan sikap permusuhan.
Sementara itu AS, melalui Komando Indo-Pasifik, mengecam uji coba senjata terbaru Korut.
"Amerika Serikat mengecam tindakan ini dan menyerukan (Korea Utara) untuk menahan diri dari aktivitas lebih lanjut yang bisa mengganggu stabilitas," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters.