Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Warga Rusia Dianjurkan Berhubungan Seks saat Jam Istirahat di Tempat Kerja

Selasa, 17 September 2024 - 08:23:00 WIB
Warga Rusia Dianjurkan Berhubungan Seks saat Jam Istirahat di Tempat Kerja
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Sputnik via EPA)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin dilaporkan telah menganjurkan warga Rusia untuk berhubungan intim selama jam makan siang dan minum kopi di tempat kerja. Tujuannya adalah untuk mengatasi angka kelahiran yang terus menurun di negeri beruang merah itu. 

Laman Metro melaporkan, inisiatif tersebut muncul karena angka kelahiran Rusia, yang saat ini sekitar 1,5 anak per perempuan, turun jauh di bawah angka 2,1 yang dibutuhkan untuk mempertahankan populasi yang stabil di Rusia. Selain itu, lebih dari 1 juta penduduk, terutama warga Rusia yang lebih muda, meninggalkan negara tersebut di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Ukraina.

Menteri Kesehatan Rusia, Dr Yevgeny Shestopalov menekankan, terlalu sibuk bekerja bukanlah alasan bagi orang-orang untuk menghindari memiliki keturunan. Ia menyarankan agar masyarakat dapat memanfaatkan waktu istirahat kerja untuk fokus membesarkan keluarga mereka, karena waktu berlalu begitu cepat.

Ketika ditanya wartawan bagaimana orang yang bekerja 12 hingga 14 jam sehari dapat menemukan waktu untuk memiliki anak, dia menyarankan mereka supaya dapat memanfaatkan waktu istirahat kerja.

"Melestarikan rakyat Rusia adalah prioritas nasional tertinggi kami. Nasib Rusia bergantung pada berapa banyak dari kita yang akan ada. Ini adalah masalah kepentingan nasional," ujar Putin, beberapa waktu lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut