Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Wapres AS Pence ke Suu Kyi: Penganiayaan Rohingya Tak Bisa Dimaafkan

Rabu, 14 November 2018 - 15:19:00 WIB
Wapres AS Pence ke Suu Kyi: Penganiayaan Rohingya Tak Bisa Dimaafkan
Wakil Presiden AS Mike Pence pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

AS menuduh militer Myanamr melakukan pembersihan etnis terhadap Rohingya, kelompok minoritas Muslim yang secara luas dicerca di Myanmar yang mayoritas beragama Budha.

Penyidik yang diberi mandat oleh PBB menuduh militer Myanmar melakukan kampanye pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran dengan niat genosida.

Namun, Myanmar menegaskan operasinya di Rakhine merupakan tanggapan yang sah atas serangan terhadap pasukan keamanan oleh gerilyawan Rohingya pada Agustus tahun lalu.

Amnesty International pekan ini menarik penghargaan hak asasi manusia yang paling bergengsi terhadap Suu Kyi. Amnesty International menuduh Suu Kyi mengabadikan pelanggaran hak asasi karena tak mengambil sikap apa pun terkait kekerasan Rohingya.

Setelah dipuji sebagai pemenang dalam perjuangan demokrasi, peraih Hadiah Nobel Perdamaian 1991 itu kehilangan serangkaian penghargaan internasionalnya yang dicabut sebagai sikap bungkamnya terhadap eksodusnya etnis Rohingya.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut