Wakil Presiden Filipina Sara Duterte Batal Dimakzulkan
Lebih dari 200 anggota Majelis Rendah menyetujui pemakzulan terhadap Sara dalam upaya yang keempat di Senat.
"Pasal-pasal pemakzulan, yang merupakan pengaduan keempat, melanggar larangan 1 tahun karena ada tiga pengaduan yang diajukan sebelumnya," kata Juru Bicara Mahkamah Agung, Camille Ting, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/72025).
Sara dipandang sebagai kandidat kuat untuk kursi kepresidenan Filipina dalam pilpres yang akan digelar pada 2028. Aturan di Filipina hanya memberikan kesempatan satu kali bagi presiden untuk menjabat selama 6 tahun.
Jika dimakzulkan, Sara tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai presiden Filipina seumur hidup.
Sementara itu dalam komentarnya, pihak Sara menyebut langkah untuk memakzulkannya bermotif politik karena terjadi di tengah perseturuannya dengan Presiden Marcos.