Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Advertisement . Scroll to see content

Waduh! 6 Bulan Menjabat, Trump Perintahkan Ratusan Serangan AS ke 5 Negara

Minggu, 24 Agustus 2025 - 03:04:00 WIB
Waduh! 6 Bulan Menjabat, Trump Perintahkan Ratusan Serangan AS ke 5 Negara
Donald Trump telah memerintahkan ratusan kali serangan ke lima negara sejak menjabat pada Januari 2025 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

2. Iran

Trump mengizinkan serangan AS menargetkan fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni di tengah kekhawatiran bahwa aksi militer tersebut bisa menyebabkan konflik yang lebih luas di kawasan. 
Serangan itu dilakukan meski ada keberatan dari kelompok basis pendukungnya MAGA, termasuk tokoh media Tucker Carlson, yang menggambarkan presiden sebagai "seorang kaki tangan" dalam perang Israel di Teheran.

AS menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz dengan 14 bom penghancur bunker yang dijatuhkan dari pesawat pengebom siluman B-2 Spirit. Selain itu 20 lebih rudal jelajah diluncurkan dari kapal selam menargetkan fasilitas nuklir Isfahan.

3. Suriah dan Irak

AS melanjutkan serangannya terhadap ISIS sejak Trump menjabat, menargetkan kelompok tersebut di bekas markasnya, Irak dan Suriah.

Di Suriah, ACLED mencatat tiga serangan pada Februari dan satu di Irak masing-masing pada Maret dan April. Penghitungan untuk Afghanistan belum jelas, meskipun kelompok tersebut memasukkan negara itu dalam siaran pers sebagai lokasi operasi serangan udara sejak Trump menjabat.

4. Somalia

Trump juga melanjutkan operasi udara melawan kelompok Al Shabab di Somalia.

Serangan terhadap kelompok militan di Somalia relatif stabil selama pemerintahan kedua Trump, yakni rata-rata hampir sembilan serangan terjadi setiap bulan hingga Juni. ACLED mencatat total 44 serangan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut