Virus Korona Bisa Bertahan 3 Jam di Udara, 3 Hari di Permukaan Plastik
Sementara itu pada permukaan plastik dan stainless steel, virus masih bisa terdeteksi setelah 3 hari. Namun untuk permukaan kertas, virus tidak dapat hidup lebih dari 24 jam. Di permukaan tembaga, virus tak akan bertahan lebih dari 4 jam.
Presiden Duterte Nyatakan Status Bencana Nasional Virus Korona di Filipina
Tim peneliti juga menemukan fakta bahwa setengah partikel virus (waktu paruh) akan kehilangan fungsinya dalam 66 menit selama mereka berada di tetesan aerosol. Ini berarti, setelah 1 jam dan 6 menit, 75 persen partikel virus tidak aktif lagi. Meski demikian, masih ada 25 persen dari virus yang aktif dan bisa menginfeksi. Pada akhir jam ke-3, kemampuan virus akan menurun menjadi 12,5 persen.
Sementara itu pada stainless steel, setengah fungsi virus tidak aktif lagi setelah 5 jam 38 menit dan pada plastik waktu paruhnya adalah 6 jam 49 menit.
Di atas kertas, waktu paruh sekitar 3,5 jam, namun para peneliti mengatakan banyak variabel mengenai hasil penelitian pada kertas.
"Kami menyarankan agar tetap berhati-hati (menafsirkan angka pasti itu)," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters, Rabu (18/3/2020).
Waktu bertahan hidup paling pendek bagi virus korona adalah pada permukaan tembaga, di mana setengah kemampuan virus akan mati dalam waktu 46 menit.
Editor: Anton Suhartono