Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Trump Tahun 1988 Bahas Tarif di Oprah Winfrey Show: Saya akan Buat Sekutu Membayar!

Senin, 07 April 2025 - 21:48:00 WIB
Viral Video Trump Tahun 1988 Bahas Tarif di Oprah Winfrey Show: Saya akan Buat Sekutu Membayar!
Donald Trump dalam wawancara di program The Oprah Winfrey Show mengkritik Jepang dan Kuwait dan mengatakan pentingnya mengenakan tarif kepada sekutu AS. (X/The Oprah Winfrey Show)
Advertisement . Scroll to see content

"Mereka menghancurkan perusahaan-perusahaan kita," kata Trump dalam wawancara tersebut.

"Saya akan membuat sekutu kita, lupakan saja musuh kita, musuh yang tidak bisa Anda ajak bicara dengan mudah, saya akan membuat sekutu kita membayar bagian yang adil. Kita adalah negara debitur. Sesuatu akan terjadi selama beberapa tahun ke depan dengan negara ini karena Anda tidak bisa terus-menerus kehilangan dua ratus miliar. Namun, kita membiarkan Jepang datang dan membuang semuanya langsung ke pasar kita. Itu bukan perdagangan bebas," kata Trump.

Kritik Jepang

Trump menyebut Jepang sebagai pasar yang sangat ketat. Produsen AS sulit bersaing dan hampir mustahil bagi produsen AS untuk menjual apa pun di sana.

"Jika Anda pergi ke Jepang sekarang dan mencoba menjual sesuatu, lupakan saja, lupakan saja. Itu hampir mustahil. Mereka tidak memiliki undang-undang yang melarangnya, mereka hanya membuatnya mustahil. Mereka datang ke sini, mereka menjual mobil mereka, VCR mereka, mereka menghajar perusahaan-perusahaan kita," kata Trump.

Trump kemudian mengkritik Kuwait. Menurutnya negara itu meraup keuntungan dari dukungan militer dan ekonomi Amerika, hidup seperti raja, tetapi tidak mau memberikan kompensasi kepada AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut