Viral Apple Bagi-Bagi Bonus Rp6,8 Miliar untuk Karyawan, Alasannya Mengejutkan!
Kebijakan ini muncul seiring meningkatnya kekhawatiran manajemen Apple atas maraknya pembajakan tenaga kerja oleh perusahaan pesaing. OpenAI menjadi salah satu ancaman utama, terlebih setelah menggandeng mantan kepala desain Apple, Jony Ive, untuk mengembangkan generasi baru perangkat berbasis AI.
Apple Bakal Tanamkan AI di Fitur Siri Maret 2026
Meski demikian, sejumlah karyawan menilai bonus tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan tawaran dari perusahaan AI. Dalam beberapa kasus, startup seperti OpenAI disebut menawarkan kompensasi saham hingga sekitar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,1 miliar per tahun untuk menarik insinyur Apple.
Divisi perangkat keras OpenAI sendiri sebagian dipimpin oleh Tan Tang, mantan eksekutif Apple yang sebelumnya mengawasi tim desain produk iPhone. Timnya dilaporkan telah merekrut puluhan insinyur Apple, termasuk yang terlibat dalam pengembangan iPad, Apple Watch, hingga Vision Pro.
BI bakal Kerja Sama dengan Apple, Perluas Penggunaan QRIS Tap
Sementara itu, tim desain produk iPhone kini dipimpin oleh Rich Dinh dan berada di bawah divisi rekayasa perangkat keras yang dipimpin John Ternus. Tim ini bertanggung jawab atas desain teknis, fungsi produk, serta implementasi visi desain industri Apple.
Persaingan semakin ketat dengan munculnya startup baru di sektor perangkat AI. Salah satunya adalah Hark, perusahaan yang digagas oleh Brett Adcock. Startup ini turut merekrut sejumlah mantan insinyur Apple untuk mengembangkan perangkat AI yang berpotensi menggantikan peran iPhone sebagai perangkat utama konsumen.