Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim
Advertisement . Scroll to see content

Usai Kuasai Luhansk Ukraina, Rusia Disebut Bakal Fokus Taklukkan Donetsk

Senin, 04 Juli 2022 - 16:39:00 WIB
Usai Kuasai Luhansk Ukraina, Rusia Disebut Bakal Fokus Taklukkan Donetsk
Pasukan milisi pro-Moskow mengibarkan bendera Republik Rakyat Luhansk (LPR) dan bendera negara Rusia, Maret lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Gaidai menuturkan, penarikan tentara Ukraina dari Lysychansk sudah melalui komando yang terpusat dan tertib. Saat ini, yang paling penting adalah menyelamatkan nyawa tentara Ukraina yang berada dalam bahaya dikepung oleh Rusia.

“Mereka (pasukan Rusia) tidak akan mentransfer 100 persen pasukan mereka ke beberapa garis depan, karena mereka perlu mempertahankan batas. Jika mereka meninggalkan posisi mereka, kami dapat melakukan semacam serangan balasan,” kata Gaidai yakin.

“Tetap saja, bagi mereka tujuan nomor 1 adalah wilayah Donetsk. Sloviansk dan Bakhmut akan diserang, bahkan Bakhmut sudah mulai ditembaki dengan sangat keras,” ungkapnya.

Setelah dipaksa mundur dalam rencana awalnya untuk merebut ibu kota Ukraina, Kiev, Rusia berusaha untuk fokus mengusir pasukan Ukraina agar keluar dari Wilayah Luhansk dan Donetsk. Di dua wilayah itu, kelompok separatis yang didukung Moskow telah memerangi Kiev sejak intervensi militer pertama Rusia di Ukraina pada 2014.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Barat menanggapi agresi militer Rusia itu dengan menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow, termasuk embargo terhadap produk energi Rusia.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut