Update Band Radja Diancam Dibunuh: Polisi Malaysia Selesaikan Penyelidikan, Serahkan Berkas ke Jaksa

Sementara Ian Kasela dan manajemen Radja menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Johor yang bergerak cepat menangani kasus ancaman pembunuhan yang mereka alami.
"Saya respect sama kepolisian sana. Saya terima kasih banget. Kami dari manajemen Radja mengucapkan terima kasih terhadap Kepolisian Johor, respect, cepat, good banget itu," kata Ian Kasela dalam pernyataannya kepada media, dikutip dari video di Instagramnya, Selasa (14/3/2023).
Diberitakan sebelumnya grup Band Radja menerima ancaman pembunuhan setelah konser di Larkin Arena Indoor Stadium, pada Sabtu (11/3/2023), sekitar pukul 11.15 malam. Vokalis Radja, Ian Kasela, mengatakan kasus ini berawal dari kesalahpahaman antara mereka dan penyelenggara acara.
Ian Kasela menjelaskan kronologi band-nya mendapat ancaman pembunuhan dalam posting di Instagramnya. Setelah konser di Johor dalam event Tourism Majestic Johor, pada 11 Maret jam 9 malam, mereka dibawa ke ruang tunggu di belakang panggung.
"Ini atas permintaan orang yang mengontrak kami bernama Farid untuk meet and greet serta jumpa dengan petinggi dari Johor, seperti kementerian dan kedutaan katanya. Lebih kurang 30 menit kami tunggu dalam ruangan tersebut, sambil terima beberapa fans peminat yang mau foto bersama dengan Radja," tulisnya di Instagram.