Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Unik, Belasan Aktivis Iklim Unjuk Rasa Tempelkan Diri Pakai Lem di Aspal Jalanan

Senin, 07 Februari 2022 - 19:04:00 WIB
Unik, Belasan Aktivis Iklim Unjuk Rasa Tempelkan Diri Pakai Lem di Aspal Jalanan
Aktivis Last Generation berunjuk rasa dengan memblokir jalan di Berlin, Jerman (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Para aktivis iklim berunjuk rasa dengan cara duduk dan menempelkan diri ke aspal jalan raya utama Ibu Kota Berlin, Jerman, Senin (7/2/2022) pagi. Demonstrasi tergolong unik tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas yang panjang karena diadakan di jam sibuk aktivitas.

Sebanyak 11 aktivis iklim dari lembaga Last Generation itu mendesak dibuatnya undang-undang (UU) limbah makanan serta pengurangan emisi gas rumah kaca dari pertanian.

Mereka menempelkan diri ke aspal di Jalan Raya A100. Sebelum itu mereka juga membuang limbah makanan di jalanan. 

Dalam video tampak, beberapa pengguna jalan keluar dari mobil kemudian menarik para aktivis dari jalanan untuk membuka jalan. Namun setelah ditarik, mereka kembali ke jalanan, memblokir kembali kendaraan.

Polisi juga tak berdaya untuk memindahkan para akvitis tersebut dan membiarkan mereka menjalankan aksinya tepat di perempatan lampu lalu lintas. 

Ini bukan kali pertama para aktivis Last Generation memblokir jalan untuk menuntut seruan serupa. Pada pekan lalu mereka juga menempelkan diri di aspal jalanan Kota Hamburg dan Stuttgart. 

Dalam pernyataan Last Generation mengungkap, aksi serupa juga akan digelar di kota-kota Jerman.

Seorang juru bicara kepolisian Jerman mengatakan, ada tiga aksi serupa di Berlin, namun satu di antaranya berhasil digagalkan. Sejauh ini, lanjut dia, 27 aktivis ambil bagian dalam unjuk rasa itu, 11 di antaranya menempelkan diri di aspal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut