Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Kuwait Gagalkan Penyusupan Personel Garda Revolusi Iran, Diduga Ingin Sabotase
Advertisement . Scroll to see content

Uni Emirat Arab Diam-Diam Ikut Serang Iran, AS Beri Apresiasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:05:00 WIB
Uni Emirat Arab Diam-Diam Ikut Serang Iran, AS Beri Apresiasi
Militer UEA dilaporkan ikut menyerang Iran di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Teheran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Militer Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan diam-diam ikut menyerang Iran di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Teheran. Pemerintah AS bahkan  disebut memberi apresiasi atas keterlibatan UEA dalam operasi tersebut.

Laporan mengejutkan itu diungkap seorang sumber pejabat AS kepada harian The Wall Street Journal (WSJ). Disebutkan, serangan UEA menyasar fasilitas minyak Iran di Pulau Lavan pada awal April.

Serangan itu terjadi beberapa saat sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran yang mengakhiri pertempuran selama 5 pekan.

Menurut pejabat tersebut, Washington mengapresiasi langkah UEA itu, termasuk dukungan sejumlah negara Teluk lain yang ingin ikut bergabung dalam pertempuran melawan Iran.

Namun para pejabat itu tidak mengungkap tanggal maupun waktu pasti operasi militer UEA dilakukan.

Sementara itu, televisi pemerintah Iran, IRIB, pada 8 April melaporkan, militer Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap UEA serta Kuwait.

Serangan itu berlangsung beberapa jam setelah fasilitas minyak Iran di Pulau Lavan digempur.

“(Lavan) menjadi target serangan pengecut,” demikian laporan IRIB, saat itu.

Pada hari yang sama, beberapa jam setelah gencatan senjata AS-Iran mulai berlaku, UEA mengumumkan negaranya menjadi sasaran 17 rudal dan 35 drone Iran.

Militer Kuwait juga melaporkan adanya serangan Iran yang menargetkan pembangkit listrik, fasilitas desalinasi, serta instalasi minyak di negara itu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut