Ukraina Sebut Rusia Ingin Pecah Negaranya seperti Korea Selatan dan Utara
"Maka akan ada satu skenario yang tersisa bagi Rusia, bagaimana bertahan hidup," katanya.
Sementara itu Presiden Volodymyr Zelensky terus menyampaikan niatnya untuk melakukan negosiasi damai dengan Rusia. Dia siap membahas adopsi status netral sebagai bagian dari negosiasi damai tersebut. Namun Zelensky meminta kesepakatan itu melibatkan pihak ketiga serta dimasukkan dalam opsi di referendum.
"Jaminan keamanan dan netralitas, status non-nuklir. Kami siap melakukannya. Ini poin terpenting," kata Zelensky, dalam wawancara dengan para jurnalis Rusia.
Dia menegaskan, Ukraina menolak beberapa tuntutan lain yang disampaikan Rusia seperti pelucutan militer atau demiliterisasi negara itu. Seperti diketahui ada dua misi utama operasi militer khusus Rusia di Ukraina, yakni demiliterisasi dan denazifikasi atau pembasmian kelompok neo-Nazi.
Dia juga memberi syarat, tidak akan ada kesepakatan damai tanpa gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia dari negaranya.