Uji Coba Senjata Kiamat Torpedo Nuklir Poseidon Rusia Patuhi Hukum Internasional
Senjata Kiamat yang Tak Tertandingi
Poseidon merupakan drone bawah air bertenaga nuklir yang mampu membawa hulu ledak besar dan bergerak dengan jangkauan hampir tak terbatas. Wahana ini dirancang untuk beroperasi jauh di bawah laut dan, dalam skenario serangan ekstrem, mampu memicu gelombang tsunami radioaktif di wilayah pantai musuh.
Mantan Presiden Rusia sekaligus Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Dmitry Medvedev menyebut Poseidon sebagai senjata paling mematikan yang pernah dikembangkan Rusia.
“Tidak seperti Burevestnik, Poseidon benar-benar bisa dianggap sebagai senjata kiamat,” kata Medvedev.
Dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, menyebutnya sebagai tonggak sejarah dalam perkembangan teknologi militer Rusia.
Langkah Strategis untuk Keamanan Nasional
Menurut Kremlin, uji coba Poseidon merupakan bagian dari program pertahanan strategis Rusia yang bertujuan menjaga stabilitas global melalui prinsip penangkalan (deterrence).
Peskov menambahkan, penguasaan teknologi nuklir bawah air ini tidak hanya memperkuat kemampuan militer Rusia, tetapi juga membuka peluang penerapan di bidang sipil dan ekonomi, seperti energi dan riset laut dalam.
“Teknologi yang dikembangkan untuk Poseidon dapat diaplikasikan untuk mendukung perekonomian dan memperkuat posisi Rusia di bidang riset kelautan,” tuturnya.
Editor: Anton Suhartono