Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Turki Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Israel, Hentikan Kerja Sama Dagang

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:14:00 WIB
Turki Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Israel, Hentikan Kerja Sama Dagang
Turki semakin memperkeras sikap terhadap Israel di tengah perang yang masih berkecamuk di Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Turki semakin memperkeras sikapnya terhadap Israel di tengah perang yang masih berkecamuk di Gaza. Pemerintah Ankara secara resmi menutup wilayah udara untuk seluruh maskapai penerbangan Israel serta melarang kapal-kapal negara Yahudi itu memasuki pelabuhan-pelabuhannya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menyampaikan kebijakan tegas ini dalam sidang darurat parlemen yang membahas krisis Gaza, Jumat (29/8/2025). Menurutnya, tindakan Israel yang terus menggempur Gaza hingga Lebanon, Suriah, Yaman, dan Iran, tidak hanya melanggar hukum internasional tetapi juga membahayakan stabilitas kawasan.

“Israel telah melakukan genosida di Gaza selama 2 tahun terakhir, mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dasar tepat di depan mata dunia,” kata Fidan.

Putus Hubungan Perdagangan

Selain menutup ruang udara, Turki juga memutus seluruh kerja sama perdagangan dengan Israel. Ankara menyatakan tidak akan berkompromi terhadap rencana apa pun yang mengarah pada pengusiran warga Palestina dari Gaza. 

Fidan menegaskan, usulan semacam itu ilegal dan tidak memiliki tempat dalam hukum internasional.

Perlawanan Palestina Jadi Simbol Dunia

Menurut Fidan, kekejaman Israel di Gaza akan tercatat sebagai salah satu babak terkelam dalam sejarah manusia. Ia menilai, perjuangan rakyat Palestina justru akan menjadi simbol perlawanan bagi bangsa-bangsa tertindas di dunia.

“Perlawanan Palestina akan mengubah arah sejarah, menjadi simbol perlawanan kelompok-kelompok tertindas, serta mengguncang fondasi tatanan yang sedang runtuh,” katanya.

Turki juga menegaskan, jika Israel terus melanjutkan agresinya, kawasan berpotensi terjerumus dalam perang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Serangan sembrono Israel adalah ancaman nyata bagi perdamaian global. Dunia harus segera menghentikan kebrutalan ini sebelum terlambat,” ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut