Turki: Kami Akan Terus Cegah Kapal Perang Masuki Laut Hitam
Pada 22 Maret, Kementerian Pertahanan Turki meminta kapal-kapal yang berlayar di Laut Hitam untuk melacak ranjau yang hanyut di perairan itu. Peringatan tersebut menyusul laporan dari Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang mengatakan bahwa Ukraina telah memasang ranjau terhadap akses menuju sejumlah pelabuhannya di Laut Hitam.
Dua hari sebelum itu (pada 20 Maret), FSB mengungkapkan bahwa Angkatan Laut Ukraina memasang sekitar 420 ranjau di dekat Pelabuhan Odessa, Ochakov, Chernomorsk, dan Yuzhne sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.
Menurut badan tersebut, tidak menutup kemungkinan ranjau-ranjau itu hanyut ke Selat Bosphorus dan lebih jauh hingga ke perairan Mediterania karena arus laut.
Editor: Ahmad Islamy Jamil