Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra
Advertisement . Scroll to see content

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:21:00 WIB
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
t Donald Trump kembali mengancam Iran setelah serangan militer AS pada Rabu (10/6) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

AS menyerang beberapa lokasi di Iran setelah Trump menuduh militer negara itu menembak jatuh helikopter tempur AH-64 Apache di dekat Selat Hormuz pada Senin. Dua kru helikopter diselamatkan oleh drone laut.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Yordania dan negara Teluk menggunakan rudal dan drone. Serangan ditujukan ke 22 lokasi, yakni Kuwait, Bahrain, dan Yordania. 

Ini merupakan bentrokan bersenjata paling besar kedua negara sejak menyepakati gencatan senjata pada 8 April.

“Saya yakin pembalasannya harus sangat keras, sangat dahsyat, dan itulah yang terjadi kali ini,” kata Trump, menanggapi pembekasan AS, dalam wawancara dengan ABC News.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyatakan, serangan AS telah merusak upaya diplomatik internasional yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang.

“Sayangnya, AS merusak proses diplomatik ini melalui pesan-pesan kontradiktif yang dikirimkannya, perubahan sikap, dan tuntutan berulang-ulang, dan yang terburuk, melalui pelanggaran gencatan senjata berulang kali,” kata Juru Bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baghaei.

Dia melanjutkan, setiap proses diplomatik dirusak oleh penggunaan kekerasan serta melakukan tindakan ilegal di lapangan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut