Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Trump juga menuduh pemerintah China mencari beberapa jurnalis AS yang biasa membuat berita negatif tentang dirinya, kemudian membayar mereka dengan uang dalam jumlah besar guna melakukan hal yang sama.
"Seperti dinyatakan dalam salah satu penilaian, kami menilai bahwa musuh-musuh Amerika Serikat, termasuk setidaknya Rusia, China, Iran, Korea Utara, serta aktor-aktor non-negara, memiliki kemampuan untuk membahayakan infrastruktur pemilu AS." katanya.
Trump juga mengeklaim, pengungkapan ini menunjukkan sistem pemilu AS yang "sangat rusak dan sangat rentan", seraya menegaskan sistem tersebut tidak boleh dipertahankan.
"Ratusan juta berkas pemilih AS berada di tangan pemerintah asing," ujarnya, menegaskan.
Dengan juga menyebut, ratusan ribu warga asing dan orang yang sudah meninggal terdaftar sebagai dalam daftar pemilih tetap.
"Besok, Menteri Keamanan Dalam Negeri (Markwayne Mullin) akan memberikan pengarahan untuk menjelaskan tugas departemennya baru-baru ini, mengonfirmasi kerentanan siber dalam sistem pemungutan suara elektronik kita, kerentanan tersebut buruk," tuturnya.
Editor: Anton Suhartono