Trump Tak Puas dengan Negosiasi Nuklir Iran: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan kekecewaan atas lambannya hasil negosiasi nuklir dengan Iran. Dia kecewa dengan hasil perundingan yang sudah berlangsung tiga putaran.
Perundingan putaran tiga berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Kamis lalu. Trump menilai tak ada terobosan dari pembicaraan tersebut, meski mediator Oman mengungkap ada kemajuan signifikan.
“Saya tidak senang dengan kenyataan mereka tidak mau memberi apa yang seharusnya kita miliki. Saya tidak senang dengan itu. Kita lihat saja apa yang terjadi,” kata Trump, kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip Sabtu (28/2/2026).
Trump lalu mengatakan tidak keberatan dengan penggunaan opsi militer untuk mencapai tujuan AS yakni menghapus program nuklir Iran.
Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan
“Saya sangat tidak ingin menggunakannya, tapi terkadang Anda harus menggunakannya. Kita lihat saja apa yang terjadi,” ujarnya.
Setelah tiba di Texas beberapa jam kemudian, Trump kembali menyinggung soal perundingan nuklir dengan Iran.
Trump Sesumbar Iran Mudah Dikalahkan dalam Perang
Trump tidak puas Iran hanya mengurangi pengayaan uranium, sekalipun itu untuk proyek sipil yakni kebutuhan energi.
“Saya sampaikan tidak ada pengayaan, tidak 20 persen, 30 persen,” kata Trump.
Pernyataan terbaru Trump itu memicu kekhawatiran mengenai potensi serangan AS, konflik yang bisa meluas di kawasan.
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio akan terbang ke Israel pada 2 hingga 3 Maret. Kunjungannya akan fokus membahas hubungan dengan Iran dan Lebanon serta implementasi 20 rencana rencana perdamaian Trump.
Editor: Anton Suhartono