Trump Sebut Hamas Hanya Bagian Kecil dari Konflik Timur Tengah
Tahap baru mencakup pengerahan pasukan penjaga perdamaian internasional ke Gaza, pembentukan pemerintahan sementara, serta pelucutan senjata kelompok Hamas.
Proses tersebut akan berjalan sulit karena Israel memiliki hak untuk menyetujui atau menolak negara-negara yang akan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian.
Di sisi lain, Hamas telah menolak ide pelucutan senjata, dengan alasan mereka tidak akan meletakkan senjata sebelum terbentuk Tentara Nasional Palestina.
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza setelah Israel melancarkan serangan udara dan artileri pada Selasa (28/10) malam, yang menewaskan sedikitnya 104 warga Palestina. Serangan itu dilakukan tak lama setelah Israel menuduh Hamas berada di balik serangan terhadap pasukan mereka di Rafah.
Hamas membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pernyataan resmi di Telegram, kelompok perlawanan itu menyebut tindakan Israel sebagai “penembakan jahat dan pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata.”