Trump Sebut Gencatan Senjata di Gaza Gagal gara-gara Ulah Iran
TEHERAN, iNews.id - Iran membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, ikut memengaruhi Hamas dalam negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza.
Trump, dalam pernyataannya kepada wartawan di Turnberry, Skotlandia, Senin kemarin, mengklaim Iran memerintahkan Hamas untuk menolak proposal gencatan senjata. Akibatnya, negosiasi terakhir yang berlangsung di Doha, Qatar, pekan lalu tidak membuahkan hasil.
"Saya kira mereka terlibat dalam negosiasi ini, memberi tahu Hamas, memberi sinyal dan perintah kepada Hamas, dan itu tidak baik," kata Trump.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut pernyataan Trump itu sama sekali tidak berdasar.
Saudi: Tak Ada Perdamaian dengan Israel sampai Palestina Merdeka dan Perang Gaza Berakhir!
"Bentuk proyeksi dan penghindaran tanggung jawab dan akuntabilitas (dari Presiden AS)," kata Baqaei, seperti dikutip dari AFP, Rabu (30/7/2025).
Menurut Baqaei, para negosiator Hamas tidak membutuhkan intervensi pihak ketiga karena kelompok tersebut mengakui dan memperjuangkan kepentingan rakyat Gaza yang tertindas dengan cara paling tepat.
WHO: Kematian di Gaza akibat Kelaparan Mencapai Puncaknya
Baqaei mendesak AS untuk menghentikan pengiriman senjata mematikan kepada penjajah Israel, memaksanya untuk menghentikan praktik genosida serta mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk Gaza.