Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Trump: Putin Keras Kepala!

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 11:34:00 WIB
Trump: Putin Keras Kepala!
Donald Trump melontarkan kritik tajam kepada Vladimir Putin dengan menyebutnya sosok keras kepala (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Tekanan ekonomi selama bertahun-tahun tak membuat Rusia luluh. Justru sebaliknya, dia menilai Putin kini berubah menjadi lebih keras dalam mempertahankan posisinya.

Pekan lalu, Trump menetapkan batas waktu 10 hari bagi Putin untuk menyepakati gencatan senjata dengan Ukraina. Jika tidak, sanksi dan tarif sekunder akan diberlakukan tidak hanya kepada Rusia, tetapi juga kepada negara-negara yang tetap mengimpor minyak dari Moskow.

Namun ancaman Trump justru menimbulkan gelombang respons keras dari pihak Rusia. Mantan Presiden Dmitry Medvedev bahkan menyebut Trump sedang “menyiapkan perang dengan negaranya sendiri” karena tekanan ekonomi yang bisa berbalik merugikan AS.

“Trump sedang memainkan game ultimatum dengan Rusia. Setiap ultimatum baru adalah ancaman dan langkah menuju perang. Bukan antara Rusia dan Ukraina, tapi dengan negaranya sendiri,” kata Medvedev di media sosial X.

Pernyataan Medvedev yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia itu memicu kemarahan Trump. Ia kemudian memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir ke lokasi yang tidak diungkapkan, sebagai bentuk peringatan terhadap kemungkinan eskalasi.

Meski mengakui Putin tak mudah ditekan dan dampak sanksi minim, Trump tetap bersikeras tekanan internasional harus dilanjutkan untuk memaksa Rusia menghentikan perang yang telah berlangsung selama lebih dari 3 tahun.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut