Trump Pastikan Tak Akan Kirim Pasukan AS ke Ukraina untuk Hadapi Rusia
“Kami bersedia membantu mereka (Ukraina) dalam berbagai hal, terutama jika kita berbicara tentang bantuan udara. Karena tidak ada yang memiliki dukungan seperti yang kita miliki,” jelasnya.
Trump juga menyebut negara-negara Eropa bisa saja mempertimbangkan mengirim pasukan darat di masa depan. Namun, menurut Trump, hal itu tidak akan diperlukan bila kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia benar-benar ditegakkan.
“Jika kesepakatan dicapai, saya kira Rusia sudah memahaminya. Untuk jangka waktu yang sangat lama, saya rasa tidak akan ada masalah serangan lagi,” ucapnya.
Perjanjian Senjata Ukraina-AS
Dalam kunjungannya ke Gedung Putih, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkomitmen membeli senjata dari AS senilai 100 miliar dolar. Pembelian tersebut disebut sebagai bagian dari paket jaminan keamanan, dengan sebagian dananya ditopang bantuan finansial dari Eropa.
Trump menyatakan langkah ini akan memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina tanpa harus membuat AS terlibat langsung dalam perang darat melawan Rusia.
Editor: Anton Suhartono