Trump Menang, Puluhan Ribu Pejuang Hizbullah Siap Perang Darat Lawan Israel
Presiden selalu berasal dari Kristen Maronit, perdana menteri Muslim Sunni, dan juru bicara parlemen Muslim Syiah.
Sejak perang saudara Lebanon, yang berlangsung dari 1975 hingga 1990, Hizbullah telah mengonsolidasikan kendali atas komunitas Syiah dengan mencampurkan agama, identitas, dan perlawanan ke dalam gerakan politik yang telah beresonansi dengan banyak orang.
Israel dalam 2 bulan terakhi meningkatkan serangan terhadap Hizbullah dengan membom banyak kota di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa. Warga dari seluruh desa dan distrik terpaksa mengungsi akibat tembakan Israel, yang menghancurkan banyak runah warga sipil serta memicu ketakutan akan pengungsian permanen.
Ali Saleem, warga Kota Sour, yakin perang akan terus berlanjut di bawah Trump. Sekalipun ada peluang gencatan senjata, Trump akan mengajukan proposal yang menguntungkan Israel.
"Trump akan mengajukan tawaran, dan ia akan berkata, 'Apakah Anda ingin mengakhiri perang atau tidak?'Jika kami mengatakan tidak, maka perang akan terus berlanjut," kata Selim (30), kepada Al Jazeera.