Trump Klaim Akan Kuasai Selat Hormuz Bersama Pemimpin Iran Berikutnya
Dia tidak menyebutkan siapa orang tersebut karena alasan keamanan.
"Saya tidak ingin dia dibunuh," ujarnya.
Menurut Trump, Iran akan mengalami pergantian rezim sangat serius namun tak menjelaskan secara rinci.
"Akan ada juga bentuk perubahan rezim yang sangat serius. Sejujurnya, saat ini semua orang dari rezim ini telah terbunuh. Secara otomatis akan terjadi perubahan rezim," tuturnya.
Menurut dia, orang yang sedang diajak berunding dihormati oleh rakyat Iran. Salah satu dari mereka mungkin akan menjadi pemimpin berikutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan AS telah memulai perundingan dengan Iran pada akhir pekan. Diskusi berlanjut pada Minggu.
Trump mengklaim Iran sangat ingin mencapai kesepakatan, demikian pula dengan AS.
"Kita akan bertemu hari ini mungkin melalui telepon karena sangat sulit untuk menemukan negara (ketiga). Saya kira sangat sulit bagi mereka untuk keluar. Tetapi kita akan bertemu segera. Kita akan melakukan pertemuan selama 5 hari," ujarnya.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran membantah ada perundingan dengan AS.
Editor: Anton Suhartono