Trump Kirim Wapres AS JD Vance ke Pakistan untuk Berunding, Iran Ngotot Tak Akan Datang
Kantor berita Reuters, mengutip seorang pejabat AS, memastikan Vance masih berada di AS pada Senin. Ironisnya lagi, stasiun televisi ABC melaporkan, pada kesempatan berbeda Trump mengatakan Vance tidak akan berangkat dengan alasan keamanan.
AS Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Tolak Kesepakatan Damai
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei mengatakan Teheran belum mengikuti perundingan putaran kedua.
Pada kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan pihaknya tak akan datang ke perundingan selama AS masih memblokade kapal-kapalnya.
"Abbas Araghchi memberi pengarahan Sergei Lavrov tentang sikap Republik Islam terkait pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh AS, termasuk blokade maritim secara ilegal di Selat Hormuz serta penyitaan terhadap kapal kargo," bunyi pernyataan Kemlu Iran.
Dia menambahkan, Iran siap melakukan segala upaya untuk memastikan kelancaran lalu lintas kapal tanker dan kargo Rusia melalui Selat Hormuz.
Editor: Anton Suhartono