Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Trump juga kembali mengkritik keputusan Raphael Claus. Menurut dia, insiden tersebut hanya merupakan benturan biasa antara dua pemain yang sama-sama berlari dengan kecepatan tinggi.
"Saya menonton pertandingan itu, dan saya adalah orang yang menyukai olahraga, itu bukan pelanggaran. Itu bahkan bukan pelanggaran ringan. Kejadian itu adalah dua orang yang berlari dengan kecepatan penuh dan kebetulan bertabrakan. Anda tidak bisa menginjakkan kaki Anda dengan benar di atas kaki orang lain saat berlari," tuturnya.
Trump mengaku telah melobi Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar kartu merah Balogun dibatalkan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah FIFA menangguhkan skorsing Balogun, sehingga penyerang berusia 25 tahun itu bisa tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026) malam waktu setempat.
"Saya meminta peninjauan kembali, karena saya kira itu bukan pelanggaran," kata Trump.
Dia memuji keputusan FIFA tersebut. Menurut dia, Komite Disiplin FIFA telah mengambil langkah yang tepat dengan membatalkan sanksi terhadap Balogun.
Trump optimistis laga melawan Belgia akan berlangsung menarik karena kedua tim akan tampil dengan kekuatan penuh.
"Kita akan memiliki tim lengkap dan Belgia juga memiliki tim lengkap. Tahukah Anda, jika mereka mengalahkan kita, maka mereka bisa sangat bangga," katanya.
Editor: Anton Suhartono