Trump Ingin Kirim Pasukan AS ke Afghanistan Lagi, Taliban Tolak Mentah-Mentah
Bagram, Simbol Lama Perang AS
Bagram awalnya dibangun Uni Soviet pada 1990-an, kemudian menjadi basis utama operasi militer AS di Afghanistan hingga penarikan pasukan tahun 2021. Kini, pangkalan itu dikuasai pemerintahan Taliban setelah mereka menggulingkan rezim pro-Washington.
Pangkalan ini dianggap strategis karena berada di dekat China, sehingga menambah nilai geopolitiknya bagi Washington.
Ancaman Ketegangan Baru
Pernyataan Trump berpotensi memicu ketegangan baru dengan Taliban yang kini memegang penuh kendali Afghanistan. Kembalinya pasukan AS ke negara itu juga berisiko memantik kembali konflik bersenjata yang selama ini diakhiri dengan penarikan pasukan 2021.
Sementara itu, analis menilai langkah Trump tidak hanya soal Afghanistan, melainkan juga bagian dari strategi menekan China dengan memanfaatkan posisi geopolitik Bagram.
Editor: Anton Suhartono