Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Miliar di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Trump Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Rabu, 07 Januari 2026 - 19:24:00 WIB
Trump Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Donald Trump mengancam akan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei jika negara itu terus menindak tegas demonstran anti-pemerintah. 

Pernyataan itu diungkapkan Senator Partai Republik Lindsey Graham dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News.

"Kepada Ayatollah: Anda harus paham, jika Anda terus membunuh rakyat Anda yang menuntut kehidupan lebih baik, Donald J Trump akan membunuh Anda," kata Graham, dikutip Rabu (7/1/2026).

Dia menambahkan, perubahan akan datang di Iran. Negara itu disebutnya aka mengalami pergeseran terbesar dalam sejarah Timur Tengah.

“Kepada rakyat Iran, bantuan sedang dalam perjalanan,” katanya.

Iran diguncang demonstrasi besar-besaran dalam sepekan terakhir, dipicu memburuknya kondisi ekonomi dan depresiasi nilai mata uang rial, yang telah melampaui 1.350.000 terhadap dolar AS.

Graham menyampaikan ancaman itu setelah Khamenei mengatakan tuntutan para demonstran mauk akal, namun pemerintah tak akan menoleransi pelaku kerusuhan.

Pemerintah melakukan beberapa putaran pembicaraan dengan perwakilan pemilik toko di Teheran yang mogok dalam upaya mengatasi situasi.

Trump mengatakan AS akan datang menyelamatkan para demonstran jika Teheran menggunakan kekuatan mematikan, pernyataan yang memicu reaksi marah dari para pejabat tinggi Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut