Trump Ancam Bom Iran, Rusia: Dunia Sudah Bosan dengan Ancaman AS
Sejak itu, AS kembali menjatuhkan sanksi yang memukul perekonomian Iran. Sebagai bentuk protes, Iran keluar dari komitmen JCPOA dengan meningkatkan pengayaan uranium. Keputusan Iran itu dipandang sebagai upaya untuk membuat bom nuklir.
"Iran tidak bisa bertanggung jawab atas konsekuensi tindakan ilegal mereka (AS cs) yang, secara picik dan perkiraan yang salah, merusak perjanjian," kata Zakharova.
Rusia, lanjut Zakharova, menginginkan solusi negosiasi yang efektif guna mengurangi kecurigaan Barat tentang program pengayaan uranium Iran. Selain itu negosiasi juga bisa memulihkan kepercayaan terhadap Iran.
Program nuklir Iran yang dimulai pada 1950-an dengan dukungan dari AS yang saat itu menjadi sekutu, telah lama menjadi subjek pertikaian, termasuk melibatkan Israel.
AS, Israel, dan beberapa negara besar Eropa mengatakan Iran secara diam-diam berusaha mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan itu berkali-kali dibantah Iran.