Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!
Advertisement . Scroll to see content

Trump Akan Jatuhkan Lebih Banyak Sanksi pada Iran sebelum Biden Dilantik sebagai Presiden AS

Selasa, 10 November 2020 - 13:53:00 WIB
Trump Akan Jatuhkan Lebih Banyak Sanksi pada Iran sebelum Biden Dilantik sebagai Presiden AS
Donald Trump di akhir masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat ingin menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Iran. (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Sumber yang salah satunya pejabat AS dan dua orang lainnya mengetahui isu ini mengatakan sanksi-sanksi AS sudah dikerjakan selama berbulan-bulan. Sanksi ini adalah sanksi terbaru dari pemerintah Presiden AS Donald Trump yang kalah dalam pemilihan umum pekan lalu.

Sebelum lengser, Trump ingin banjiri Iran dengan sanksi

Pascakekalahan di Pilpres AS 2020, Trump yang masa jabatannya tersisa kurang dari dua bulan disebut akan membanjiri Iran dengan sanksi sebelum pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS baru pada 20 Januari 2021.

Saat kampanye, Joe Biden berulang kali mengutarakan rencananya membawa AS kembali ke kesepakatan nuklir Iran (JCPOA). Washington keluar dari JCPOA di bawah pemerintahan Trump pada 2018.

"Dalam enam bulan terakhir hampir setiap pekan kami telah menjatuhkan sanksi pada entitas Iran, tidak ada alasan untuk menginjak rem sekarang, tapi kami juga tidak menginjak pedal gas lebih jauh lagi," kata pejabat yang namanya dirahasiakan.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut