Tragis! Bertahun-tahun Bantu Amerika, Pria Afghanistan Ditembak Mati di Washington DC
Keluarga itu awalnya menetap di Pennsylvania. Mereka lalu pindah ke Alexandria, sebuah kota di Virginia Utara, tepat di luar Washington DC. Salah satu sahabat Ahmad Yar, Amini, mengungkapkan bahwa temannya pernah dirampok di Pennsylvania. Peristiwa itulah yang mendorongnya pindah ke Alexandria.
Setelah pindah, Ahmad Yar tetap saja tidak merasa aman sepenuhnya. Dia dan Amini akhirnya bekerja sebagai supir taksi online di Virginia Utara. Seperti banyak anggota diaspora Afghanistan yang tinggal di daerah tersebut, mereka terus berkomunikasi melalui obrolan grup WhatsApp. Mereka juga sering berkumpul dan bermain bola voli setiap pekan.
Tragisnya, Ahmad Yar menemui ajal pada Senin malam. Amini menceritakan, dia sempat berbicara dengan sang sahabat hanya beberapa jam sebelum kematiannya. Setengah tidak percaya, Amini mati-matian berusaha menghubungi temannya itu setelah mendengar kabar duka tersebut. Sayangnya, dia mendapat jawaban dari polisi, yang membenarkan meninggalnya Ahmad Yar secara tragis.
“Polisi itu berkata: ‘Maaf. Sayangnya dia (Ahmad Yar) sudah tidak ada lagi (di dunia ini)’,” kata Amini.
Impian Ahmad Yar sangat sederhana. Dia hanya ingin mendidik anak-anaknya agar memiliki masa depan yang lebih cerah. Kematian tragis pria itu mengejutkan publik AS. Dukungan pun mengalir untuk keluarganya. Sejak kematiannya, donasi untuk istri dan anak-anaknya mengalir ke penggalangan dana melalui GoFundMe dan Facebook.