Tragis, Baru Pulang Ibadah 7 Orang Satu Keluarga Tewas akibat Jembatan Gantung Ambruk
NEW DELHI, iNews.id - Nasib tragis dialami satu keluarga terdiri atas tujuh orang. Mereka tewas dalam peristiwa jembatan gantung ambruk di Kota Morbi, Gujarat, India, Minggu kemarin.
Anggota keluarga Jadeja dalam perjalan pulang usai beribadah di kuil kota tersebut saat musibah terjadi. Mereka termasuk dari total 134 korban tewas. Para korban adalah, suami, ibunya, istrinya, serta empat anak kandung.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.20 waktu setempat, jembatan yang pertama kali dibangun pada masa penjajahan Inggris itu ambruk setelah dinaiki sekitar 500 orang.
"Mereka berada di jembatan saat runtuh," kata Kanaksinh Jadeja, kerabat dari keluarga Jadeja, dikutip dari Reuters, Senin (31/10/2022).
5 Fakta Jembatan Gantung Runtuh Tewaskan 140 Orang, Nomor 4 Bikin Pilu
Dia awalnya curiga karena rumah keluarga tersebut kosong saat didatangi sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Setelah itu dia mendengar informasi jembatan ambruk.
"Tidak ada telepon anggota keluarga yang bisa dihubungi. Mereka sadar ada yang tidak beres, kemudian mendengar tentang jembatan runtuh," ujarnya, dikutip dari Reuters.
Polisi telah menangkap sembilan orang yang diduga bertanggung jawab dalam insiden tersebut.
Oreva, perusahaan produsen jam serta alat listrik, mendapat kontrak pemeliharaan dan pengelolaan jembatan selama 15 tahun.
Pejabat pemerintah Kota Morbi Sandeepsinh Zala mengatakan, Oreva belum melaporkan soal pembukaan kembali jembatan sepanjang 233 meter itu setelah direnovasi selama 2 tahun. Artinya jembatan itu belum mendapat sertifikat kelayakan.
Seorang juru bicara Oreva Oreva mengatakan, jembatan runtuh karena terlalu banyak orang di bagian tengah. Disebutkan mereka sengaja bergoyang-goyang ke berbagai arah yang membuatnya tak stabil.
Editor: Anton Suhartono