Tragedi Halloween, PM Korsel Desak Polisi Jelaskan Respons Petugas usai Terima Panggilan Darurat
SEOUL, iNews.id - Perdana Menteri Korea Selatan (Korsel) Han Duck-soo meminta polisi untuk menjelaskan bagaimana mereka merespons sejumlah panggilan darurat beberapa jam sebelum pesta Halloween maut yang menewaskan lebih dari 150 orang di Itaewon.
"Polisi harus melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan penjelasan yang jelas dan transparan kepada publik," kata Han pada awal pertemuan satuan tugas tentang bencana yang disiarkan televisi, Rabu (2/11/2022).
Sebelumnya, bencana pada Sabtu (29/10/2022) malam itu menewaskan 156 dan melukai 172. Sebanyak 33 di antaranya dalam kondisi serius. Sedikitnya 26 warga dari 14 negara termasuk di antara yang tewas.
Awalnya, puluhan ribu anak muda yang bersuka ria memadati jalan-jalan sempit dan gang-gang di distrik Itaewon yang populer. Mereka merayakan Halloween pertama setelah tiga tahun ditiadakan akibat Covid-19.
Pesta Halloween Diberondong Tembakan, 14 Orang Luka termasuk Anak-Anak
"Ketika seseorang menelepon 112, itu adalah situasi yang sangat mendesak dan bantuan polisi atau tindakan sangat dibutuhkan," kata Han, merujuk pada hotline polisi darurat Korsel.
Transkrip panggilan darurat yang dirilis oleh polisi pada Selasa (1/11/2022) menunjukkan peringatan pertama tentang kemungkinan kejadian mematikan kira-kira empat jam sebelum bencana. Penelepon meminta polisi datang ke sebuah gang di mana pengunjung pesta sudah sangat padat.
Tragedi Halloween Tewaskan 156 Orang, Mendagri Korsel Dikecam gegara Dianggap Bela Polisi
Polisi menerima 10 panggilan serupa lainnya, dengan para penelepon memohon dengan semakin mendesak dan putus asa. Panggilan terakhir dilakukan hanya beberapa menit sebelum orang-orang di gang sempit dan miring itu mulai berjatuhan.
Transkrip tampaknya mengonfirmasi keterangan saksi yang mengatakan kepada Reuters bahwa mereka melihat beberapa polisi mengarahkan lalu lintas di jalan utama. Sayangnya, tidak ada petugas di gang pejalan kaki yang ramai.
Sandiaga Uno Prihatin Tragedi Pesta Halloween di Itaewon: 2 WNI Jadi Korban Luka-Luka
Sekitar 100.000 orang diperkirakan berada di Itaewon pada hari Sabtu. Itaewon merupakan daerah yang terkenal dengan perbukitan dan gang-gang sempitnya.
"Ada 137 petugas polisi di sana pada saat itu," kata pihak berwenang.
Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Bom Somalia dan Tragedi Halloween di Itaewon Korsel
Seorang pejabat polisi mengatakan, petugas pergi ke tempat kejadian untuk empat dari 11 panggilan. Tidak segera jelas mengapa mereka tidak mengerahkan petugas pada panggilan lain atau tindakan keamanan apa yang mereka ambil setelah tiba.
Rilis transkrip tersebut memicu kritik terhadap salah langkah yang diambil polisi. Mungkin saja, kesalahan itu menjadi faktor penyebab tragedi tersebut.
Anggota parlemen oposisi menyerukan pemecatan kepala polisi nasional dan menteri dalam negeri sesegera mungkin.
Komisaris Jenderal Polisi Nasional, Yoon Hee-keun pada Selasa mengakui pengendalian massa di tempat kejadian tidak memadai. Dia menjanjikan penyelidikan internal yang menyeluruh.
Editor: Umaya Khusniah