Top! YouTuber Sumbang Rp49 Triliun ke Perekonomian Inggris
Sementara itu, kreator konten Inggris, Lilly Sabri, yang memiliki hampir 6,5 juta pengikut di YouTube, menyambut baik penelitian dan pembentukan kelompok parlemen tersebut.
"Selama bertahun-tahun, orang-orang mempertanyakan apakah menjadi kreator konten adalah pekerjaan nyata, dan apakah Anda benar-benar dapat membangun karier yang berkelanjutan darinya," ucap Sabri.
Meskipun kelompok parlemen lintas partai bersifat informal dan tidak memiliki wewenang resmi, dengan sekitar 500 anggota yang mewakili berbagai sektor dan kepentingan, mereka mampu memberikan wawasan industri secara langsung kepada para pembuat kebijakan.
Bagi banyak kreator konten dan influencer, kelompok baru ini merupakan simbol pengakuan yang telah lama dinantikan terhadap karya mereka. Namun, ini bukan pertanda pertama bahwa streamer dan influencer memasuki arus utama politik.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer mengundang 90 influencer ke sebuah resepsi di Downing Street pada musim panas ini.
Sementara itu di Amerika Serikat (AS), Gedung Putih telah membuka konferensi pers untuk mengikutsertakan kreator konten dan influencer di samping jurnalis konvensional.
Editor: Aditya Pratama