Tolak Gencatan Senjata, Zelensky Ancam Pemimpin Dunia yang Hadiri Peringatan Victory Day di Rusia
"Tindakan hooligan yang biasa dilakukan oleh seorang penindas kecil yang telah berubah menjadi pemeras dan teroris. Dia tidak paham hal ini, atau menyadarinya yang bisa berjuang pada kelangsungan hidupnya," kata Karasin, seraya menyebut Zelensky sebagai pendukung neo-Nazi.
Dia menegaskan acara parade di Moskow tetap akan berlangsung dalam kondisi apa pun.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengancam Ukraina. Jika Ukraina melakukan provokasi saat peringatan Victory Day, tidak ada yang menjamin Ukraina bisa menatap hari esok.
"Baj***an itu paham bahwa jika terjadi provokasi nyata saat Victory Day, tidak ada yang menjamin bahwa 10 Mei akan hadir di Kiev," kata Medvedev, dalam pernyataan di Telegram.
Penolakan Zelensky terhadap usulan gencatan senjata, lanjut dia, tidak lebih dari sekadar provokasi.