Terungkap, Orang Yahudi Rela Ubah Penampilan seperti Muslim dan Ikut Shalat di Masjid Al Aqsa
YERUSALEM, iNews.id - Para ekstremis Yahudi rela mengubah penampilan layaknya seorang Muslim demi bisa masuk kompleks Masjid Al Aqsa. Seperti diketahui, Masjid Al Aqsa, tempat paling suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi, juga disakralkan oleh Yahudi. Mereka menyebut Masjid Al Aqsa sebagai Bait Suci.
Pemukim Yahudi dilarang memasuki kompleks suci yang dikelola lembaga wakaf Yordania tersebut untuk alasan apa pun. Dalam banyak kesempatan, pasukan Israel terpaksa mengawal pemukim Yahudi hingga terjadi bentrok dengan umat Islam di dalam kompleks.
Untuk mengakali agar mereka bisa masuk dan beribadah, para ekstremis Yahudi rela mengubah penampilan, seperti mencukur rambut, merawat jenggot, serta berpakaian ala Muslim.
Raphael Morris, seorang ekstrimis Yahudi, mengatakan kepada BBC, kelompoknya percaya bahwa kompleks Al Aqsa sebenarnya milik Yahudi.
"Saya beragama Yahudi, Yahudi-Zionis, dan saya percaya Bait Suci milik orang Yahudi karena apa yang kami sebut Tuhan telah menjanjikannya untuk kami dalam kitab suci," kata Morris, dikutip dari BBC, Jumat (11/2/2022).