"Satu-satunya hal yang bisa kami sampaikan adalah Presiden memberikan penilaian atas tindakan perusahaan (Wagner) di garis depan selama Operasi Militer Khusus (di Ukraina) dan juga memberikan penilaiannya atas peristiwa 24 Juni," kata Peskov, seperti dilaporkan Reuters, Senin (10/7/2023).
Memberontak, Bos Wagner Prigozhin Tantang Menhan Rusia Shoigu Bertemu
Dia menambahkan, Putin mendengarkan penjelasan dari para komandan tentang apa yang terjadi serta menawarkan pilihan lebih lanjut untuk misi selanjutnya.
"Para komandan (juga) menjelaskan tentang apa yang terjadi (pada 24 Juni) versi mereka. Mereka menegaskan sebagai pendukung dan prajurit setia kepala negara dan panglima tertinggi. Mereka juga mengatakan siap untuk terus berjuang demi Ibu Pertiwi," kata Peskov.
Pemberontak yang dipimpin oleh Prigozhin sempat menguasai kota Rostov di perbatasan dengan Ukraina termasuk markas militer di dalamnya. Prigozhin kemudian membatalkan pemberontakan setelah mencapai kesepakatan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko yang bertindak sebagai wakil Putin.
Setelah itu Putin berterima kasih kepada para tentara dan dinas keamanan karena berhasil mencegah perang saudara.
Prigozhin sebelumnya juga menegaskan pemberontakan itu bukan bertujuan untuk menggulingkan Putin, tapi menyasar para pemimpin militer serta Menteri Pertahanan Sergei Shoigu atas kesalahan dan tindakan tidak profesional mereka di Ukraina.
Editor: Anton Suhartono