Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
TEL AVIV, iNews.id - Pilot maskapai penerbangan LOT Polish Airlines mengirim sinyal pembajakan saat pesawatnya melintas di Laut Mediterania, Selasa (30/6/2026). Polish Airlines menyatakan, pesawat yang dioperasikan perusahaan Bulgaria, Electra Airways, itu dalam penerbangan dari Warsawa menuju Tel Aviv saat pilot melaporkan situasi darurat.
Kode tersebut direspons militer Israel dengan mengirim dua jet tempur ke wilayah tersebut.
Namun tak lama setelah itu diketahui, pilot tak sengaja mengirim sinyal bahaya.
“Laporan ini dibatalkan selama komunikasi selanjutnya dengan petugas kontrol lalu lintas udara,” kata juru bicara Polish Airlines, Krzysztof Moczulski, kepada AFP, dikutip Rabu (1/7/2026).
Kementerian Pertahanan Bulgaria menyatakan, pesawat tersebut mengirim kode transponder 7500, pesan darurat yang menandakan gangguan atau pembajakan.
Militer Sofia juga mengerahkan jet tempur, MiG-29 untuk mencegat pesawat lalu mengawalnya masuk ke wilayah udara Bulgaria.
Penerbangan tersebut dialihkan ke Burgas di Bulgaria, tempat Electra Airways berbasis.
Sementara itu Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan dua jet tempur Angkatan Udara Israel dikerahkan menuju pesawat sipil di atas Laut Mediterania setelah muncul laporan komunikasi dengan pesawat tersebut terputus.
“Tidak ada kekhawatiran akan insiden keamanan,” bunyi pernyataan.
Juru Bicara Bandara Chopin Warsawa, Piotr Rudzki, mengatakan maskapai melaporkan insiden itu murni kesalahan pilot, sehingga tidak diperlukan tindakan.
"Kami memantau situasi, tdak ada indikasi adanya campur tangan (eksternal),” ujarnya.
Editor: Anton Suhartono