Tempuh 494 Juta Km, Pesawat Luar Angkasa Uni Emirat Arab Berhasil Masuk Orbit Mars
"Hari ini adalah awal dari babak baru dalam sejarah Arab, kepercayaan pada kemampuan kita untuk bersaing dengan negara dan pihak lain," demikian komentar Syekh Mohammed begitu pesawat memasuki orbit, dalam cuitan.
Menteri Negara untuk Teknologi Canggih yang juga Betua Badan Antariksa UEA Sarah Al Amiri mengatakan, butuh waktu beberapa pekan untuk mulai mengumpulkan data dan gambar. Data dan gambar akan dirilis untuk umum pada awal September.
Tahun ini menandai 50 tahun kemerdekaan UEA dari Inggris serta berdirinya federasi UEA, gabungan dari tujuh keemiratan, termasuk Dubai.
Selain pesawat Hope Probe UEA, ada dua misi luar angkasa ke Mars lainnya akan memasuki orbit dalam waktu dekat yakni milik China dan Amerika Serikat (AS).
Misi Mars Emirates menelan biaya sekitar 200 juta dolar AS. Hope Probe diluncurkan dari pusat luar angkasa Jepang bertujuan memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi atmosfer serta mempelajari perubahan musim.
Program Mars merupakan bagian dari upaya UEA untuk mengembangkan kemampuan ilmiah dan teknologi serta mengurangi kebergantungannya pada minyak. Badan Antariksa UEA berencana membuat permukiman di Mars pada 2117.
Editor: Anton Suhartono