Tegang! Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz
Pemerintah Iran belum berkomentar secara resmi soal laporan serangan terhadap kapa tanker tersebut. Namun, stasiun televisi pemerintah melaporkan, IRGC hanya melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal-kapal yang tidak disebutkan namanya karena berusaha melintasi Selat Hormuz melalui rute yang tidak disetujui oleh Iran.
Setelah kejadian itu, kapal-kapal lain yang akan melintasi Selat Hormuz meminta izin Iran untuk meminta jalur aman.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyatakan miliiternya melancarkan serangan "pertahanan" terhadap target militer yang terkait dengan AS. Otoritas Bahrain kemudian mengonfirmasi serangan drone Iran.
Bahrain merupakan markas Armada Ke-5 Angkatan Laut AS.
Mohsen Rezaei, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, mengatakan AS telah melanggar MoU dengan mendukung apa yang disebutnya sebagai pasukan proksi, merujuk pada Israel, ke Lebanon. Padahal Lebanon bagian dalam MoU perjanjian damai.
Selain itu Razaei juga menuduh AS menciptakan ketegangan di Selat Hormuz.
Ebrahim Azizi, kepala komite keamanan nasional parlemen Iran, mengatakan setiap pelanggaran terhadap instruksi pelayaran Iran melalui jalur perairan strategis tersebut akan ditindak tegas.
Editor: Anton Suhartono