Tawuran Suporter, Pemuda Ini Dilarang Nonton Bola di Stadion 3 Tahun
Situasi semakin memanas ketika kedua kelompok rival tersebut saling mendekat.
“Sekitar pukul 12.30 siang, kedua kelompok suporter saling mendekat dan hanya terpisah kurang dari 500 meter. Keduanya kemudian bertemu, saling menantang untuk berkelahi, dan terjadilah kerusuhan massal,” kata Jaksa Kyle Dalziel, dilansir dari BBC.
Warga yang berada di sekitar lokasi dilaporkan ketakutan hingga harus berlindung di toko-toko terdekat. Polisi terpaksa menghunus tongkat untuk mengendalikan massa.
Lalu lintas juga sempat lumpuh karena kendaraan tidak dapat melintas. Polisi akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan memasang garis pembatas untuk memisahkan kedua kelompok suporter.
Wason pun ditangkap pada 3 April 2025 dan mengaku bersalah atas dakwaan pelanggaran ketertiban umum. Penasihat hukum menyebut kliennya tidak melakukan tindakan menyerang individu secara langsung, tetapi mengakui kehadirannya di lokasi kejadian.
Editor: Reza Fajri