Tank Israel Bombardir Kamp Pengungsi Jabalia Gaza, 33 Orang Tewas
Militer Israel mengatakan bahwa pasukannya yang telah beroperasi di Jabalia selama dua minggu terakhir, menewaskan puluhan militan dalam pertempuran jarak dekat pada hari Kamis.
Pada hari Kamis, Israel mengatakan telah membunuh musuh nomor satu negara itu, yaitu Pemimpin Hamas Yahya Sinwar, yang disebut memerintahkan serangan 7 Oktober terhadap Israel.
Militer Israel menuturkan, operasinya di Jabalia dimaksudkan untuk menghentikan para pejuang Hamas berkumpul kembali guna melakukan lebih banyak serangan.
Pejabat kesehatan Gaza meminta bahan bakar, pasokan medis, dan makanan untuk segera dikirim ke tiga rumah sakit di Gaza utara yang kewalahan karena jumlah pasien dan korban luka.
Di Rumah Sakit Kamal Adwan, petugas medis mengatakan mereka harus mengganti anak-anak yang dirawat intensif dengan pasien dewasa yang lebih kritis karena terluka parah akibat serangan udara Israel di sebuah sekolah yang melindungi warga Palestina yang mengungsi di Jabalia pada hari Kamis.